Diberdayakan oleh Blogger.

ERWANTORO

ERWANTORO
PUTRA PISCES

Sabtu, 19 Oktober 2013

Standar Kompetensi Kepala Sekolah

STANDAR KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH DASAR (SD)
  1. 1.      Komponen : Kompetensi Profesional

No.
Kompetensi
Sub kompetensi
1. Menyususn Perencanaan Sekolah -   Menganalisis komponen-komponen pengembangan sekolah -   Mengembangkan visi dan misi sekolah
-   Mengembangkan tujuan dan sasaran pengembangan sekolah
-   Merumuskan rencana strategis sekolah
-   Merumuskan rencana tahunan sekolah
2. Mengelola Kelembagaan Sekolah -   Mengembangkan struktur organisasi yang sesuai dengan kebutuhan program -   Menentukan personalia yang berkualitas
-   Mengatur sekolah yang berkaitan dengan kualifikasi, spesifikasi, serta pedoman prosedur kerja
3. Menerapkan Kepemimpinan dalam Pekerjaan -   Mengembangkankebijaksanaan operasional sekolah -   Memberikan pengarahan untuk penugasan
-   Menerapkan komunikasi dan kerjasama dalam pekerjaan
-   Memberikan motivasi kepada staf dan karyawan
-   Memimpin rapat
-   Melakukan pengambilan keputusan dengan tepat
4. Mengelola Tenaga Kependidikan -    Merencanakan dan menepakan guru dan tenaga kependidikan -    Membina guru dan tenaga kependidikan
5. Mengelola Sarana dan Prasarana -    Menyusun kebutuhan fasilitas (bangunan, peralatan, perabot, lahan, infra struktur) sekolah -    Melaksanakan pengadaan fasilitas
-    Melaksanakan pemeliharaan fasilitas
-    Melaksanakan inventaris fasilitas
-    Melaksanakan penghapusan inventaris
-    Mengelola perpustakaan
6. Mengelola Hubungan Sekolah-Masyarakat -    Merencanakan kerjasama dengan lembaga pemerintah, swasta dan masyarakat -    Membina kerjasama dengan lembaga pemerintah, swasta dan masyarakat
7. Mengelola Kesiswaan -    Melaksanakan penerimaan siswa baru -    Mengembangkan potensi siswa sesuai minat, bakat, kreativitas dan kemampuan
-    Menerapkan sistem bimingan dan konseling
-    Memelihara disiplin siswa
-    Menerapkan sistem pelaporan perkembangan siswa
8. Mengelola Pengembangan Kurikulum dan Kegiatan Belajar Mengajar -    Mengembangkan kurikulum -    Mengelola kegiatan belajar mengajar
9. Mengelola Ketatausahaan dan Keuangan Sekolah -    Mengelola ketatausahaan sekolah -    Mengelola keuangan sekolah
10. Menerapkan prinsip-prinsip Kewirausahaan -    Bertindak kreatif dan inovatif -    Memberdayakan potensi sekolah
-    Menumbuhkan jiwa kewirausahaan warga sekolah
11. Menciptakan budaya dan iklim kerja yang kondusif -    Menata lingkungan fisik sekolah (7K) -    Membentuk suasana dan iklim kerja
-    Menumbuhkan budaya kerja
12. Melakukan Supervisi -    Merencanakan supervise -    Melaksanakan supervise
-    Menindaklanjuti hasil supervisi
13. Melakukan evaluasi dan pelaporan -    Melakukan evaluasi kegiatan/program -    Melakukan pelaporan


  1. 2.      Komponen : Kompetensi Wawasan Kependidikan dan Manajemen
No.
Kompetensi
Sub Kompetensi
1. Menguasai Landasan Pendidikan -   Memahami hakekat pendidikan -   Memahami pengembangan kurikulum sekolah
-   Memahami tingkat perkembangan siswa
-   Memahami macam-macam pendekatan pembelajaran
2. Menguasai Kebijakan Pendidikan -   Memahami Undang-Undang sistem pendidikan nasional -   Memahami program pembangunan pendidikan dan rencana strategis di bidang pendidikan
-   Memahami kebijakan pendidikan
3. Menguasai konsep kepemimpinan dan manajemen pendidikan -   Memahami konsep kepemimpinan dalam tugas, peran dan fungsi kepala sekolah -   Memahami konsep manajemen pendidikan dalam tugas, peran dan fungsi kepala sekolah
-   Memahami konsep dan penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS)
-   Memahami konsep dan penerapan manajemen mutu sekolah

  1. 3.      Kompetensi Kepribadian
No. Kompetensi Sub Kompetensi
1. Kepribadian -   Bertaqwa kepada Tuhan Ynag Maha Esa -   Berakhlak mulia
-   Memiliki etos kerja yang tinggi
-   Bersikap terbuka
-   Berjiwa pemimpin
-   Mampu mengendalikan diri
-   Mampu mengembangkan diri
-   Memiliki integritas kepribadian

  1. 4.      Kompetensi Sosial
No.
Kompetensi
Sub Kompetensi
1. Sosial -   Mampu bekerjasama dengan orang lain -   Berpartisipasi dalam kegiatan kelembagan/sekolah
-   Berpartisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan

STANDAR KOMPETENSI
KEPALA SEKOLAH MENEGAH PERTAMA (SMP)

  1. 1.      Komponen : Kompetensi Profesional

No.
Kompetensi
Sub kompetensi
1. Menyususn Perencanaan Sekolah -   Menganalisis komponen-komponen pengembangan sekolah -   Mengembangkan visi dan misi sekolah
-   Mengembangkan tujuan dan sasaran pengembangan sekolah
-   Merumuskan rencana strategis sekolah
-   Merumuskan rencana tahunan sekolah
2. Mengelola Kelembagaan Sekolah -   Mengembangkan struktur organisasi yang sesuai dengan kebutuhan program -   Menentukan personalia yang berkualitas
-   Mengatur sekolah yang berkaitan dengan kualifikasi, spesifikasi, serta pedoman prosedur kerja
3. Menerapkan Kepemimpinan dalam Pekerjaan -   Mengembangkankebijaksanaan operasional sekolah -   Memberikan pengarahan untuk penugasan
-   Menerapkan komunikasi dan kerjasama dalam pekerjaan
-   Memberikan motivasi kepada staf dan karyawan
-   Memimpin rapat
-   Melakukan pengambilan keputusan dengan tepat
4. Mengelola Tenaga Kependidikan -    Merencanakan dan menepakan guru dan tenaga kependidikan -    Membina guru dan tenaga kependidikan
5. Mengelola Sarana dan Prasarana -    Menyusun kebutuhan fasilitas (bangunan, peralatan, perabot, lahan, infra struktur) sekolah -    Melaksanakan pengadaan fasilitas
-    Melaksanakan pemeliharaan fasilitas
-    Melaksanakan inventaris fasilitas
-    Melaksanakan penghapusan inventaris
-    Mengelola perpustakaan
6. Mengelola Hubungan Sekolah-Masyarakat -    Merencanakan kerjasama dengan lembaga pemerintah, swasta dan masyarakat -    Membina kerjasama dengan lembaga pemerintah, swasta dan masyarakat
7. Mengelola Sistem Informasi Sekolah -    Mengembangkan prosedur dan mekanisme layanan sistem informasi -    Mengembangkan data base sekolah
-    Menggunakan/mengelola hasil data base untuk merencanakan program pengembangan sekolah
8. Mengelola Kesiswaan -    Melaksanakan penerimaan siswa baru -    Mengembangkan potensi siswa sesuai minat, bakat, kreativitas dan kemampuan
-    Menerapkan sistem bimbingan dan konseling
-    Memelihara disiplin siswa
-    Menerapkan sistem pelaporan perkembangan siswa
9. Mengelola Pengembangan Kurikulum dan Kegiatan Belajar Mengajar -    Mengembangkan kurikulum -    Mengelola kegiatan belajar mengajar
10. Mengelola Ketatausahaan dan Keuangan Sekolah -    Mengelola ketatausahaan sekolah -    Mengelola keuangan sekolah
11. Menerapkan prinsip-prinsip Kewirausahaan -    Bertindak kreatif dan inovatif -    Memberdayakan potensi sekolah
-    Menumbuhkan jiwa kewirausahaan warga sekolah
12. Menerapkan pemanfaatan kemajuan IPTEK dalam pendidikan -    Pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi dalam manajemen sekolah -    Pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi dalam alat pembelajaran
13. Menciptakan budaya dan iklim kerja yang kondusif -    Menata lingkungan fisik sekolah (7K) -    Membentuk suasana dan iklim kerja
-    Menumbuhkan budaya kerja
14. Melakukan Supervisi -    Merencanakan supervise -    Melaksanakan supervise
-    Menindaklanjuti hasil supervisi
15. Melakukan evaluasi dan pelaporan -    Melakukan evaluasi kegiatan/program -    Melakukan pelaporan


  1. 2.      Komponen : Kompetensi Wawasan Kependidikan dan Manajemen
No.
Kompetensi
Sub Kompetensi
1. Menguasai Landasan Pendidikan -   Memahami hakekat pendidikan -   Memahami pengembangan kurikulum sekolah
-   Memahami tingkat perkembangan siswa
-   Memahami macam-macam pendekatan pembelajaran
2. Menguasai Kebijakan Pendidikan -   Memahami Undang-undang sistem pendidikan nasional -   Memahami program pembangunan pendidikan dan rencana strategis di bidang pendidikan
-   Memahami kebijakan pendidikan
3. Menguasai konsep kepemimpinan dan manajemen pendidikan -   Memahami konsep kepemimpinan dalam tugas, peran dan fungsi kepala sekolah -   Memahami konsep manajemen pendidikan dalam tugas, peran dan fungsi kepala sekolah
-   Memahami konsep dan penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS)
-   Memahami konsep dan penerapan manajemen mutu sekolah

  1. 3.      Kompetensi Kepribadian
No. Kompetensi Sub Kompetensi
1. Kepribadian -   Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa -   Berakhlak mulia
-   Memiliki etos kerja yang tinggi
-   Bersikap terbuka
-   Berjiwa pemimpin
-   Mampu mengendalikan diri
-   Mampu mengembangkan diri
-   Memiliki integritas kepribadian

  1. 4.      Kompetensi Sosial
No.
Kompetensi
Sub Kompetensi
1. Sosial -   Mampu bekerjasama dengan orang lain -   Berpartisipasi dalam kegiatan kelembagan/sekolah
-   Berpartisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan


STANDAR KOMPETENSI
KEPALA SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA)

  1. 1.      Komponen : Kompetensi Profesional

No.
Kompetensi
Sub kompetensi
1. Menyususn Perencanaan Sekolah -   Menganalisis komponen-komponen pengembangan sekolah -   Mengembangkan visi dan misi sekolah
-   Mengembangkan tujuan dan sasaran pengembangan sekolah
-   Merumuskan rencana strategis sekolah
-   Merumuskan rencana tahunan sekolah
2. Mengelola Kelembagaan Sekolah -   Mengembangkan struktur organisasi yang sesuai dengan kebutuhan program -   Menentukan personalia yang berkualitas
-   Mengatur sekolah yang berkaitan dengan kualifikasi, spesifikasi, serta pedoman prosedur kerja
3. Menerapkan Kepemimpinan dalam Pekerjaan -   Mengembangkankebijaksanaan operasional sekolah -   Memberikan pengarahan untuk penugasan
-   Menerapkan komunikasi dan kerjasama dalam pekerjaan
-   Memberikan motivasi kepada staf dan karyawan
-   Memimpin rapat
-   Melakukan pengambilan keputusan dengan tepat
4. Mengelola Tenaga Kependidikan -    Merencanakan dan menepakan guru dan tenaga kependidikan -    Membina guru dan tenaga kependidikan
5. Mengelola Sarana dan Prasarana -    Menyusun kebutuhan fasilitas (bangunan, peralatan, perabot, lahan, infra struktur) sekolah -    Melaksanakan pengadaan fasilitas
-    Melaksanakan pemeliharaan fasilitas
-    Melaksanakan inventaris fasilitas
-    Melaksanakan penghapusan inventaris
-    Mengelola perpustakaan
-    Mengelola laboratorium
6. Mengelola Hubungan Sekolah-Masyarakat -    Merencanakan kerjasama dengan lembaga pemerintah, swasta dan masyarakat -    Membina kerjasama dengan lembaga pemerintah, swasta dan masyarakat
7. Mengelola Sistem Informasi Sekolah -    Mengembangkan prosedur dan mekanisme layanan sistem informasi -    Mengembangkan data base sekolah
-    Menggunakan/mengelola hasil data base untuk merencanakan program pengembangan sekolah
8. Mengelola Kesiswaan -    Melaksanakan penerimaan siswa baru -    Mengembangkan potensi siswa sesuai minat, bakat, kreativitas dan kemampuan
-    Menerapkan sistem bimbingan dan konseling
-    Memelihara disiplin siswa
-    Menerapkan sistem pelaporan perkembangan siswa
9. Mengelola Pengembangan Kurikulum dan Kegiatan Belajar Mengajar -    Mengembangkan kurikulum -    Mengelola kegiatan belajar mengajar
10. Mengelola Ketatausahaan dan Keuangan Sekolah -    Mengelola ketatausahaan sekolah -    Mengelola keuangan sekolah
11. Menerapkan prinsip-prinsip Kewirausahaan -    Bertindak kreatif dan inovatif -    Memberdayakan potensi sekolah
-    Menumbuhkan jiwa kewirausahaan warga sekolah
12. Menerapkan pemanfaatan kemajuan IPTEK dalam pendidikan -    Pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi dalam manajemen sekolah -    Pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi dalam alat pembelajaran
13. Menciptakan budaya dan iklim kerja yang kondusif -    Menata lingkungan fisik sekolah (7K) -    Membentuk suasana dan iklim kerja
-    Menumbuhkan budaya kerja
14. Melakukan Supervisi -    Merencanakan supervise -    Melaksanakan supervise
-    Menindaklanjuti hasil supervise
15. Melakukan evaluasi dan pelaporan -    Melakukan evaluasi kegiatan/program -    Melakukan pelaporan


  1. 2.      Komponen : Kompetensi Wawasan Kependidikan dan Manajemen
No.
Kompetensi
Sub Kompetensi
1. Menguasai Landasan Pendidikan -   Memahami hakekat pendidikan -   Memahami pengembangan kurikulum sekolah
-   Memahami tingkat perkembangan siswa
-   Memahami macam-macam pendekatan pembelajaran
2. Menguasai Kebijakan Pendidikan -   Memahami Undang-undang sistem pendidikan nasional -   Memahami program pembangunan pendidikan dan rencana strategis di bidang pendidikan
-   Memahami kebijakan pendidikan
3. Menguasai konsep kepemimpinan dan manajemen pendidikan -   Memahami konsep kepemimpinan dalam tugas, peran dan fungsi kepala sekolah -   Memahami konsep manajemen pendidikan dalam tugas, peran dan fungsi kepala sekolah
-   Memahami konsep dan penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS)
-   Memahami konsep dan penerapan manajemen mutu sekolah

  1. 3.      Kompetensi Kepribadian
No. Kompetensi Sub Kompetensi
1. Kepribadian -   Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa -   Berakhlak mulia
-   Memiliki etos kerja yang tinggi
-   Bersikap terbuka
-   Berjiwa pemimpin
-   Mampu mengendalikan diri
-   Mampu mengembangkan diri
-   Memiliki integritas kepribadian

  1. 4.      Kompetensi Sosial
No.
Kompetensi
Sub Kompetensi
1. Sosial -   Mampu bekerjasama dengan orang lain -   Berpartisipasi dalam kegiatan kelembagaan/sekolah
-   Berpartisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan

STANDAR KOMPETENSI
KEPALA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)
  1. 1.      Komponen : Kompetensi Profesional

No.
Kompetensi
Sub kompetensi
1. Menyususn Perencanaan Sekolah -   Menganalisis komponen-komponen pengembangan sekolah -   Mengembangkan visi dan misi sekolah
-   Mengembangkan tujuan dan sasaran pengembangan sekolah
-   Merumuskan rencana strategis sekolah
-   Merumuskan rencana tahunan sekolah
2. Mengelola Kelembagaan Sekolah -   Mengembangkan struktur organisasi yang sesuai dengan kebutuhan program -   Menentukan personalia yang berkualitas
-   Mengatur sekolah yang berkaitan dengan kualifikasi, spesifikasi, serta pedoman prosedur kerja
3. Menerapkan Kepemimpinan dalam Pekerjaan -   Mengembangkankebijaksanaan operasional sekolah -   Memberikan pengarahan untuk penugasan
-   Menerapkan komunikasi dan kerjasama dalam pekerjaan
-   Memberikan motivasi kepada staf dan karyawan
-   Memimpin rapat
-   Melakukan pengambilan keputusan dengan tepat
4. Mengelola Tenaga Kependidikan -    Merencanakan dan menepakan guru dan tenaga kependidikan -    Membina guru dan tenaga kependidikan
5. Mengelola Sarana dan Prasarana -    Menyusun kebutuhan fasilitas (bangunan, peralatan, perabot, lahan, infra struktur) sekolah -    Melaksanakan pengadaan fasilitas
-    Melaksanakan pemeliharaan fasilitas
-    Melaksanakan inventaris fasilitas
-    Melaksanakan penghapusan inventaris
-    Mengelola perpustakaan
-    Mengelola laboratorium
6. Mengelola Hubungan Sekolah-Masyarakat -    Merencanakan kerjasama dengan lembaga pemerintah, swasta dan masyarakat -    Membina kerjasama dengan lembaga pemerintah, swasta dan masyarakat
7. Mengelola Sistem Informasi Sekolah -    Mengembangkan prosedur dan mekanisme layanan sistem informasi -    Mengembangkan data base sekolah
-    Menggunakan/mengelola hasil data base untuk merencanakan program pengembangan sekolah
8. Mengelola Kesiswaan -    Melaksanakan penerimaan siswa baru -    Mengembangkan potensi siswa sesuai minat, bakat, kreativitas dan kemampuan
-    Menerapkan sistem bimbingan dan konseling
-    Memelihara disiplin siswa
-    Menerapkan sistem pelaporan perkembangan siswa
9. Mengelola kegiatan produksi/jasa -    Merencanakan kegiatan produksi/jasa -    Membina kegiatan produksi/jasa
10. Mengelola Pengembangan Kurikulum dan Kegiatan Belajar Mengajar -    Mengembangkan kurikulum -    Mengelola kegiatan belajar mengajar
11. Mengelola Ketatausahaan dan Keuangan Sekolah -    Mengelola ketatausahaan sekolah -    Mengelola keuangan sekolah
12. Menerapkan prinsip-prinsip Kewirausahaan -    Bertindak kreatif dan inovatif -    Memberdayakan potensi sekolah
-    Menumbuhkan jiwa kewirausahaan warga sekolah
13. Menerapkan pemanfaatan kemajuan IPTEK dalam pendidikan -    Pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi dalam manajemen sekolah -    Pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi dalam alat pembelajaran
14. Menciptakan budaya dan iklim kerja yang kondusif -    Menata lingkungan fisik sekolah (7K) -    Membentuk suasana dan iklim kerja
-    Menumbuhkan budaya kerja
15. Melakukan Supervisi -    Merencanakan supervise -    Melaksanakan supervise
-    Menindaklanjuti hasil supervise
16. Melakukan evaluasi dan pelaporan -    Melakukan evaluasi kegiatan/program -    Melakukan pelaporan


  1. 2.      Komponen : Kompetensi Wawasan Kependidikan dan Manajemen
No.
Kompetensi
Sub Kompetensi
1. Menguasai Landasan Pendidikan -   Memahami hakekat pendidikan -   Memahami pengembangan kurikulum sekolah
-   Memahami tingkat perkembangan siswa
-   Memahami macam-macam pendekatan pembelajaran
2. Menguasai Kebijakan Pendidikan -   Memahami Undang-undang sistem pendidikan nasional -   Memahami program pembangunan pendidikan dan rencana strategis di bidang pendidikan
-   Memahami kebijakan pendidikan
3. Menguasai konsep kepemimpinan dan manajemen pendidikan -   Memahami konsep kepemimpinan dalam tugas, peran dan fungsi kepala sekolah -   Memahami konsep manajemen pendidikan dalam tugas, peran dan fungsi kepala sekolah
-   Memahami konsep dan penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS)
-   Memahami konsep dan penerapan manajemen mutu sekolah

  1. 3.      Kompetensi Kepribadian
No. Kompetensi Sub Kompetensi
1. Kepribadian -   Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa -   Berakhlak mulia
-   Memiliki etos kerja yang tinggi
-   Bersikap terbuka
-   Berjiwa pemimpin
-   Mampu mengendalikan diri
-   Mampu mengembangkan diri
-   Memiliki integritas kepribadian

  1. 4.      Kompetensi Sosial
No.
Kompetensi
Sub Kompetensi
1. Sosial -   Mampu bekerjasama dengan orang lain -   Berpartisipasi dalam kegiatan kelembagaan/sekolah
-   Berpartisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan

Panduan Padamu Negeri Untuk Operator Sekolah



Setelah mendapatkan surat aktivasi akun Padamu Negeri dari Dinas Pendidikan, maka Sekolah diharuskan melakukan aktivasi agar bisa menggunakan layanan ini. Surat tersebut menyertakan UserID dan Kode Aktivasi, contoh surat aktivasi dapat dilihat berikut dibawah ini.

A. AKTIVASI AKUN SEKOLAH

Untuk melakukan aktivasi akun Padamu Negeri silakan ikuti langkah-langkah berikut :

1. Buka http://padamu.kemdikbud.go.id kemudian klik LOGIN, pilih AKTIVASI AKUN
SEKOLAH

2. Isikan UserID dan Kode Aktivasi sesuai yang tertera pada surat, kemudian klik LANJUT
3. Lengkapi isian Password yang nantinya digunakan sebagai login dan juga Email, kemudian klik LANJUT
4. Lengkapi isian profil pribadi anda, kemudian klik LANJUT
5. Lengkapi isian profil Sekolah anda, kemudian klik LANJUT
6. Tentukan lokasi Koordinat Sekolah secara tepat dengan cara klik zoom hingga terlihat jelas,
kemudian klik pada lokasi yang ditentukan agar pin merah berpindah, kemudian klik
LANJUT
7. Ditampilkan halaman konfirmasi terkait dengan apa yang telah anda isikan, jika sudah sesuai
klik SIMPAN
8. Aktivasi telah berhasil dan anda bisa meneruskan dengan LOGIN untuk menuju layanan
PADAMU

B. PROFIL SEKOLAH

Sekolah dapat melakukan perubahan atau pembaharuan profil Sekolah pada menu Kelola Sekolah >
Profil Sekolah. Klik pada ikon pensil untuk melakukan perubahan. .

C. PENAMBAHAN OPERATOR BARU

Admin Sekolah bisa menambahkan operator Sekolah baru untuk menggunakan layanan PADAMU,
ikuti langkah-langkah berikut :

1. Operator baru yang akan ditambahkan harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu ke SIAP Komunitas di http://siapku.com ( Tips : bisa juga langsung ke alamat berikut https://paspor.siap-online.com/registrasi )

2. Admin Sekolah login ke layanan Padamu Negeri kemudian pilih menu Kelola Sekolah > Kelola
Akun > Daftar Akun Administrator. Setelah itu klik ikon tombol tanda tambah (+).

3. Isikan email operator baru yang telah didaftarkan di SIAPKu, kemudian klik CEK EMAIL

4. Ditampilkan DATA AKUN operator baru tersebut, jika sudah benar klik SIMPAN

 5. Ditampilkan tambah operator baru telah berhasil, klik CETAK untuk mencetak surat akun.

6. Operator baru harus melakukan aktivasi akun untuk bisa menggunakan layanan PADAMU, lihat langkah Aktivasi Akun Padamu Negeri diatas.

D. VERIFIKASI DAN VALIDASI PTK TINGKAT Sekolah (Formulir A01) 

Tugas dari Admin Sekolah di layanan Padamu Negeri adalah untuk memverifikasi data Pendidik dan Tenaga KePendidikan yang ada di Sekolahnya. PTK akan melakukan pencarian data diri dan mengunduh formulir A01 pada website http://padamu.kemdikbud.go.id , kemudian menyerahkannya ke Admin Sekolah. Alur dari proses tersebut adalah sebagai berikut :
Yang perlu diperhatikan oleh Admin Sekolah dari formulir tersebut adalah kelengkapan isiannya
beserta tanda tangan dari Kepala Sekolah, dan yang paling utama adalah Kode Formulir. Adapun
bentuk dari formulir A01 tersebut adalah sebagai berikut :
Untuk melakukan verifikasi dan validasi di Padamu Negeri ikuti langkah-langkah berikut :

1. Pilih menu Pendidik & Tenaga KePendidikan > Verifikasi & Validasi, kemudian klik tombol ENTRI FORMULIR A01


2. Klik nama PTK yang mengajukan

3. Isikan Kode Formulir dengan benar beserta isian Biodata Diri, sesuai yang terdapat pada
Formulir A01 yang diserahkan. Kemudian klik LANJUT

4. Isikan Data Kepegawaian kemudian klik LANJUT


5. Ditampilkan konfirmasi terhadap isian yang anda lakukan, jika sudah benar klik SIMPAN


6. Verval telah berhasil dilakukan, klik CETAK untuk mencetak surat tanda bukti verval

7. Surat tanda bukti verval juga memuat Kode Aktivasi Akun PTK untuk verval lanjutan

E. EVALUASI DIRI SEKOLAH

1. TENTANG EDS

Evaluasi Diri Sekolah (EDS) telah dilaksanakan sejak tahun 2010 oleh Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan (PPMP) BPSDMPK-PMP. Program EDS dilaksanakan secara periodik setiap tahun dengan mendistribusikan instrumen kuisoner kepada responden di setiap Sekolah. Hasil dari pengisian instrumen kuisoner tersebut menjadi dasar dari proses analisa mutu Pendidikan mulai dari tingkat Sekolah, tingkat kabupaten/kota, tingkat provinsi hingga tingkat nasional.

Pada tahun 2010 program EDS melibatkan 10.000 Sekolah, pada tahun 2011 melibatkan 29.000 Sekolah, pada tahun 2012 melibatkan 39.000 Sekolah. Pada tahun 2013 ini direncanakan melibatkan seluruh Sekolah se-Indonesia dari mulai jenjang SD, SMP, SMA dan SMK baik negeri dan swasta khususnya dibawah naungan Kementrian Pendidikan Pendidikan dan Kebudayaan.

2 PROGRAM EDS 2013

Mulai tahun 2013, pelaksanaan EDS menjadi salah satu bagian dari Layanan Sistem Informasi Padamu Negeri BPSDMPK-PMP Kemdikbud. Instrumen Kuisoner EDS didistribusikan untuk dapat diisi secara online langsung dari Internet oleh para responden, antara lain: Kepala Sekolah, Pendidik (Guru), Tenaga Kependidikan (Staf), Peserta Didik (Siswa) dan Komite Sekolah. Data para responden dijaga kerahasiannya oleh sistem dan hasil isian instrumennya secara otomatis akan tersimpan terpusat di server Layanan Sistem Informasi Padamu Negeri.

Setiap Sekolah akan diberikan akun login ke Layanan Sistem Informasi Padamu Negeri. Pihak Sekolah selanjutnya dapat membuat dan mendistribusikan akun login kepada para kepala Sekolah, Guru, staf, siswa dan komite Sekolah agar dapat mengakses dan berpartisipasi aktif mengisi instrumen kuisoner EDS masing-masing secara online.

Hasil analisa dari isian instrumen kuisoner EDS akan disediakan secara online untuk dapat diakses oleh setiap Sekolah, Dinas Pendidikan kabupaten/kota, Dinas Pendidikan provinsi dan direktorat Kemdikbud. Seluruh informasi tersebut dapat diakses melalui Layanan Sistem Informasi Padamu Negeri NEGERI di http://padamu.kemdikbud.go.id    

Rabu, 18 September 2013

                                                                                      
bila ku kenang ku renung gambar wajahmu
kisah yang lalu tak akan berulang lagi
lupakan saja derita lama
usah dirayu pada yang tak sudi
janganlah dinanti pada yang telah pergi
hanya luka lama kan berdarah kembali
kini kecewa tidak terkata
mengapakah itu disebut lagi
reff:
apalah yang hendak dikata
sudah suratan takdir menentukan
oh inilah ragam manusia
manis di bibir pandai bermain lidah
* berputar-putar membelitkan kata-kata
hanya linangan air mata yang …
ada bayangan di angin lalu
membisikkan kata rindu bayangan

Selasa, 06 Agustus 2013

Negara Negara Pemenang Piala Dunia

Perebutan gelar Juara Piala Dunia (FIFA World Cup) untuk sepakbola merupakan ajang yang sangat bergengsi. Kegiatan ini diadakan setiap 4 tahun sekali. Terkecuali, turnamen bergengsi tersebut pernah ditiadakan selama 12 tahun mulai tahun 1938 karena pecah Perang Dunia II. Untuk tahun 2010, perebutan mahkota Piala Dunia di mulai dari tanggal 11 Juni 2010 s.d 11 Juli 2010 di Afrika Selatan. Inilah daftar negara-negara yang pernah menjadi juara / the winner Piala Dunia. Sampai saat ini, negara Brazil masih menjadi the champion paling banyak dengan rekor 5 kali sebagai juara Piala Dunia. Untuk Indonesia? Ditunggu saja :-)

FIFA World Cup: 2010 di Afrika Selatan
FIFA World Cup: 1930 di Uruguay
FIFA World Cup: 1934 di Italia
  • Juara ke-1: Italia
  • Juara ke-2: Czechoslovakia
  • Juara ke-3: Jerman
  • Juara ke-4: Austria
FIFA World Cup: 1938 di Perancis
  • Juara ke-1: Italia
  • Juara ke-2: Hungaria
  • Juara ke-3: Brazil
  • Juara ke-4: Swedia
FIFA World Cup: 1950 di Brazil
  • Juara ke-1: Uruguay
  • Juara ke-2: Brazil
  • Juara ke-3: Swedia
  • Juara ke-4: Spain
FIFA World Cup: 1954 di Switzerland
  • Juara ke-1: Jerman Barat
  • Juara ke-2: Hungaria
  • Juara ke-3: Austria
  • Juara ke-4: Uruguay
FIFA World Cup: 1958 di Swedia
  • Juara ke-1: Brazil
  • Juara ke-2: Swedia
  • Juara ke-3: Perancis
  • Juara ke-4: Jerman Barat
FIFA World Cup: 1962 di Chilli
  • Juara ke-1: Brazil
  • Juara ke-2: Czechoslovakia
  • Juara ke-3: Chilli
  • Juara ke-4: Yugoslavia
FIFA World Cup: 1966 di England
  • Juara ke-1: England
  • Juara ke-2: Jerman Barat
  • Juara ke-3: Portugal
  • Juara ke-4: Soviet Union
FIFA World Cup: 1970 di Mexico
  • Juara ke-1: Brazil
  • Juara ke-2: Italia
  • Juara ke-3: Jerman Barat
  • Juara ke-4: Uruguay
FIFA World Cup: 1974 di Jerman Barat
  • Juara ke-1: Jerman Barat
  • Juara ke-2: Belanda
  • Juara ke-3: Polandia
  • Juara ke-4: Brazil
FIFA World Cup: 1978 di Argentina
  • Juara ke-1: Argentina
  • Juara ke-2: Belanda
  • Juara ke-3: Brazil
  • Juara ke-4: Italia
FIFA World Cup: 1982 di Spain
  • Juara ke-1: Italia
  • Juara ke-2: Jerman Barat
  • Juara ke-3: Polandia
  • Juara ke-4: Perancis
FIFA World Cup: 1986 di Mexico
  • Juara ke-1: Argentina
  • Juara ke-2: Jerman Barat
  • Juara ke-3: Perancis
  • Juara ke-4: Belgia
FIFA World Cup: 1990 di Italia
  • Juara ke-1: Jerman Barat
  • Juara ke-2: Argentina
  • Juara ke-3: Italia
  • Juara ke-4: Inggris
FIFA World Cup: 1994 di Amerika Serikat
  • Juara ke-1: Brazil
  • Juara ke-2: Italia
  • Juara ke-3: Swedia
  • Juara ke-4: Bulgaria
FIFA World Cup: 1998 di Perancis
  • Juara ke-1: Perancis
  • Juara ke-2: Brazil
  • Juara ke-3: Croatia
  • Juara ke-4: Belanda
FIFA World Cup: 2002 di Korea Republic & Japan
  • Juara ke-1: Brazil
  • Juara ke-2: Jerman
  • Juara ke-3: Turki
  • Juara ke-4: Korea Republic
FIFA World Cup: 2006 di Jerman
  • Juara ke-1: Italia
  • Juara ke-2: Perancis
  • Juara ke-3: Jerman
  • Juara ke-4: Portugal
Team
Pemenang
Runners-up
Ke-3
Ke-4
1958, 1962, 1970, 1994, 2002
1950, 1998
1938, 1978
1974
1934, 1938, 1982, 2006
1970, 1994
1990
1978
1954, 1974, 1990
1966, 1982, 1986, 2002
1934, 1970, 2006
1958
1978, 1986
1930, 1990
-
-
1930, 1950
-
-
1954, 1970
1998
2006
1958, 1986
1982
1966
-
-
1990
-
1974, 1978
-
1998
Czechoslovakia
-
1934, 1962
-
-
Hungaria
-
1938, 1954
-
-
Swedia
-
1958
1950, 1994
1938
Polandia
-
-
1974, 1982
-
Austria
-
-
1954
1934
Portugal
-
-
1966
2006
-
-
1962
-
Croatia
-
-
1998
-
Turki
-
-
2002
-
-
-
1930
-
Yugoslavia
-
-
-
1930, 1962
Belgia
-
-
-
1986
Bulgaria
-
-
-
1994
-
-
-
2002
Soviet Union
-
-
-
1966
-
-
-
1950
Penghargaan dalam FIFA World Cup
Pada setiap akhir musim FIFA World Cup, penghargaan penghargaan diberikan kepada pemain dan tim peserta. Sampai saat ini terdapat 6 penghargaan yakni:
  1. Golden Ball, diberikan kepada pemain terbaik berdasarkan hasil voting. Pertama kali penghargaan ini diberikan pada tahun 1982. Selain Golden Ball, untuk kedua diberikan Silver Ball dan terakhir Bronze Ball.
  2. Golden Shoe (Golden Boot) diberikan kepada pencetak gol terbanyak. Pertama kali penghargaan ini diberikan tahun 1982. Selain Golden Shoe, ada juga Silver Shoe dan Bronze Shoe untuk pencetak terbanyak kedua dan ketiga.
  3. Yashin Award, untuk kiper terbaik. Pertama kali diberikan tahun 1994.
  4. Best Young Player Award, diberikan kepada pemain termuda dengan umur dibawah 21 atau lebih muda. Pertama kali diberikan tahun 2006.
  5. FIFA Fair Play Trophy, diberikan kepada tim yang mempunyai rekor terbaik bermain jujur. Pertama kali dianugrahkan pada tahun 1978.
  6. Most Entertaining Team, bagi tim yang bisa memberikan hiburan terbaik bagi penonton selama musim World Cup. Penghargaan ini diberikan pada tahun 1994

Senin, 29 Juli 2013

Hanya 11 mata-pelajaran, untuk jenjang MI di-kurikulum 2013

Rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk mengubah kurikulum KTSP 2006 dengan kurikulum 2013 yang akan mulai berlaku Juli 2013 sudah bisa dipastikan akan benar terjadi. Kurikulum pendidikan nasional yang saat ini masih digodok dan jadwalnya akan Februari 2013 nanti terjadi penyederhanaan jumlah mata pelajaran.
Kurikulum pendidikan nasional dengan konsep penyederhanaan jumlah mata pelajaran terus digodok bersama tim dari pemerintah pusat dan sejumlah pakar pendidikan. Hampir dipastikan untuk siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) hanya akan ada 11 mata pelajaran dari 12 mata pelajaran sebelumnya diajarkan di bangku Madrasah Ibtidaiyah
Seperti dikatakan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Dasar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kemenag RI, Suyanto yang dikutip dari Kompas (02/10). Inilah 11 mata pelajaran yang akan diajarkan untuk siswa MI di kurikulum pendidikan baru 2013:
1. Al qur'an Hadits
2. Akidah Akhlak
3. Fikih
4. SKI
5. Bahasa Arab
6. Bahasa Indonesia
7. PPKn
8. Matematika
9. Kesenian
10. Pendidikan Jasmani dan Olahraga Kesehatan
11. Pengetahuan Umum
Khusus untuk mata pelajaran IPA dan IPS, Kemendikbud menilai kedua mata pelajaran itu belum perlu dipisahkan untuk jenjang SD/MI. Diwacanakan, keduanya akan dilebur menjadi satu mata pelajaran bernama Pengetahuan Umum yang memiliki muatan yang terintegrasi dengan jenjang SMP/MTs dan SMA/MA.
Sebelumnya Suyanto juga menyampaikan jumlah mata pelajaran di SD/MI untuk kurikulum pendidikan baru ini akan lebih disederhanakan, tetapi muatannya lebih mendalam. Hal ini berbeda dengan kondisi mata pelajaran di SD/MI saat ini yang cakupannya terlalu luas, tetapi tidak sebanding dengan isi materinya.
Kemendikbud memilih mata pelajaran yang lebih mengedepankan pembentukan sikap dan mengandung dasar-dasar mata pelajaran yang memiliki substansi pengembangan wawasan umum. Kurikulum baru ini akan mulai disosialisasikan dan diuji publik sebelum Februari 2013, dan mulai berlaku pada tahun ajaran 2013-2014 dan hanya diberlakukan untuk uji coba di beberapa sekolah saja. Bagaimana komentar Bapak Ibu Guru dengan penyerderhanaan mata pelajaran di MI dengan menjadi 11 mata pelajaran . Tulis saja di kolom komentar!

Surat Edaran implementasi kurikulum 2013


Surat DOWNLOAD DISINI

Memulai Bisnis Budidaya Ikan Hias Air Tawar Dengan Ikan Hias Termahal

Saat ini, Memulai Bisnis Budidaya Ikan Hias sudah mulai merambah ke pelosok-pelosok wilayah bahkan sampai ke pedesaan segala. Mungkin bagi anda yang belum mengetahui ilmu dari bisnis budidaya ikan hias ini akan merasa pusing terlebih dahulu. Karena susahnya perawatan ikan hias khususnya yang dikatakan pada ikan hias termahal, misalnya pada Ikan Hias Arwana, Ikan Hias Guppy, Ikan Hias Louhan, Ikan Hias Discus dan aneka ikan hias air tawar lainya.
Budidaya ikan hias sebenarnya bisa dikatakan cukup mudah, asal ada ketelatenan dan kesabaran dalam perawatanya. Jadi untuk anda yang ingin memulai bisnis budidaya ikan hias air tawar harus mempelajari terlebih dahulu seluk beluk dari macam-macam ikan hias aquarium yang akan anda geluti. Karena setiap jenis ikan hias mempunyai perbedaan dalam perawatannya. 

Macam Macam Ikan Hias :

Ikan Hias Louhan
Ikan Hias Louhan

ikan hias arwana
Ikan Hias Arwanan

ikan hias discus
Ikan Hias Discus

Ikan Hias Guppy
Ikan Hias Guppy

 Analisa Peluang Usaha Bisnis Ikan Hias Air Tawar

Untuk analisa peluang bisnis ini tentukan tidak serta merta sesuai jika anda nantinya memulai bisnis ini. Akan tetapi secara umum anda bisa mengambil dari analisa keuntungan yang akan didapat. Oke akan saya mulai saja, analisa pertama jika anda mengandalkan grosir untuk memperoleh bibit ikan hias. Maksudnya disini anda hanya ingin membeli ikan dari grosir kemudian menjualnya lagi dalam bentuk eceran.

Apabila anda ingin membeli ikan digrosiran ikan hias, anda bisa mencari grosir dengan harga yang murah dan anda juga bisa membelinya secara online. Biasanya keuntungan untuk bisnis model seperti ini anda bisa mengambil keuntungan hingga 20% bahkan bisa lebih. Jadi anda bisa perhitungkan sendiri berapa besar keuntungan anda. 
Akan tetapi anda harus ingat, untuk jenis ikan hias yang termasuk mahal sebaiknya tidak perlu stok terlalu banyak, kecuali target pasar anda menjanjikan.  Biasanya untuk bisnis ikan hias ini, yang sering laku adalah ikan-ikan yang terjangkau harganya.